Jumat, 25 November 2011
Meningkatkan Kreativitas Anak
Anak adalah titipan dari Allah SWT. Kewajiban bagi orang tua untuk memberikan pendidikan yang baik sesuai dengan usia dan kemampuan anak. Anak Usia Dini adalah generasi penerus, oleh karena itu perlu mendapatkan perhatian, pertumbuhan dan perkembangan baik fisik, agama, motorik dan sosialisasi dengan lingkungannya. Hal ini penting karena memberikan pendidikan pada anak-anak sejak dini, memungkinkan mereka lebih mudah menerima dan menyerapnya. Anak harus dibentuk kepribadiannya sejak usia dini. Dalam hal ini dengan diberikan pendidikan dan rangsangan yang positif maka kemampuan pada anak yang satu akan berbeda dari anak yang lain, walaupun usia yang sama.
Salah satu cara meningkatkan kecerdasan adalah meningkatkan kreativitas anak. Meningkatkan kreativitas dengan baik merupakan prestasi seseorang yang paling berharga. Semakin kreatif anak maka makin mudah bagi anak untuk menyerap materi pembelajaran yang diberikan. Peningkatan kreativitas anak melalui kegiatan bermain sambil belajar. Melalui bermain anak dapat mengembangkan kemampuan dan kreativitasnya
Senin, 16 Agustus 2010
PENTINGNYA KONSEP DIRI DALAM BELAJAR
Pelaksanaan pendidikan Indonesia mengarah pada tercapainya tujuan umum pendidikan nasional serta “perkembangan potensi anak didik secara optimal”. Tujuan pendidikan memuat memuat gambaran tentang nilai-nilai yang baik, luhur, pantas, benar dan indah untuk kehidupan. (Umar Tirtarahardja. 2005. Pengantar Pendidikan). Makna perkembangan potensi anak didik seringkali diartikan oleh adanya perkembangan hasil belajarnya. Hal ini menunjukan bahwa hasil belajar dijadikan sebagai tolak ukur adanya perkembangan potensi anak didik.
Setiap orang tua pasti mengharapkan anaknya pintar, cerdas, dan mampu menyelesaikan tugas-tugas akademik sekolah dengan baik, sukur-sukur rangking satu. Harapan inilah yang menyebabkan orang tua berlomba-lomba memfasilitasi berbagai macam keperluan anak, termasuk les privat berbagai macam. Harapannya agar anak menjadi siswa seperti yang diharapkan. Meskipun sudah dileskan berbagai macam pelajaran, masih banyak anak yang berprestasi rendah padahal orang tua sudah berusaha maksimal memberikan fasilitas pendidikan kepada anak-anaknya. Dibalik perbedaan tersebut, banyak faktor yang mempengaruhi dan menyebabkan mengapa setiap siswa memiliki hasil belajar yang berbeda-beda.
Salah satunya adalah konsep diri yaitu bagaimana seorang siswa memandang dirinya secara utuh, konsep diri siswa akan memberikan arah untuk menemukan dan menentukan cara-cara mencapai prestasi belajar yang diharapkan sekolah. Konsep diri (self consept) merupakan suatu bagian yang penting dalam kepribadian manusia. Konsep diri merupakan sifat yang terdapat pada manusia.
Konsep diri merupakan penilaian tentang kemampuan seseorang dalam menilai dirinya sendiri. Manusia sebagai organisme yang memiliki dorongan untuk berkembang yang pada akhirnya menyebabkan ia sadar akan keberadaan dirinya. Perkembangan yang berlangsung tersebut kemudian membantu pembentukan konsep diri individu yang bersangkutan.
Konsep Diri diartikan sebagai gambaran seseorang mengenai diri sendiri yang merupakan gabungan dari keyakinan fisik, psikologis, sosial, emosional aspiratif, dan prestasi yang mereka capai. ( M. Nur Ghufron & Rini Risnawati : 2010). Konsep diri merupakan bagian penting dalam perkembangan kepribadian. Secara umum Greenwald (Syamsul Bachri Thalib : 2010) menjelaskan bahwa konsep diri sebagai suatu organisasi dinamis didefinisikan sebagai skema kognitif tentang diri sendiri yang mencakup sifat-sifat, nilai-nilai, peristiwa-peristiwa dan memori semantik tentang diri sendiri serta kontrol terhadap pengolahan informasi diri yang relevan.
Seorang siswa yang memiliki konsep diri yang positif akan mampu mengikuti pelajaran, menghadapi segala rintangan, semangat dalam menjalankan aktivitas serta memandang lingkungannya dengan cara positif. Sebaliknya seorang siswa yang memiliki konsep diri yang negative cenderung pasif dalam menjalankan aktivitas, mudah putus asa serta malas dalam menghadapi tantangan hidup. Siswa yang memiliki konsep diri negative pasrah akan kemampuannya.
Namun demikian, konsep diri bukanlah harga mati. Konsep diri seseorang dapat berubah sesuai dengan kondisi lingkungan termasuk orang-orang disekitarnya yang dapat mempengaruhi cara pandang orang tersebut. Jika seseorang berada dilingkungan yang baik, lambat laun cara berpikir dan pandangan hidupnya berubah kearah yang lebih baik.
Begitu pentingnya konsep diri baik seorang siswa dalam meningkatkan prestasi belajarnya, maka semua pihak yang terlibat dalam dunia pendidikan termasuk orang tua siswa bersama-sama membentuk konsep diri yang positif, sehingga siswa memiliki kepercayaan diri yang tinggi.
Senin, 12 Juli 2010
Motivasi Kerja

Seorang Pegawai rajin datang ke kantor paling pagi dibandingkan pegawai lainnya, berusaha menyelesaikan kerja seefektif dan seefisien mungkin, atau seorang pedagang asongan bermandi peluh menjajakan dagangannya di siang hari bolong, semuanya itu pasti ada motifnya.
Apapun yang diperbuat seseorang, bermanfaat atau kurang bermanfaat, penting ataupun kurang penting, biasa maupun tidak biasa, selalu ada motivasinya. Juga dalam belajar, motivasi itu sangat penting. Motivasi adalah syarat mutlak untuk melaksanakan suatu pekerjaan.
Kata motivasi bisa berarti dorongan, atau sebab seseorang melakukan suatu pekerjaan. Seorang pedagang, tukang parkir, atau pekerja lainnya termotivasi untuk bekerja karena untuk memenuhi kebutuhan hidupnya atau faktor lainnya seperti adanya keinginan mencapai sesuatu.
Pengertian motif dan motivasi sukar dibedakan, M. Ngalim Purwanto dalam bukunya Psikologi Pendidikan (2010 : 60), mengatakan bahwa motif adalah : “sesuatu yang mendorong seseorang untuk bertindak melakukan sesuatu“
Sartain dalam bukunya Psychology Understanding of Human Behaviour seperti dikutip M. Ngalim Purwanto (2010 : 60) mendefinisikan : Motif adalah suatu pernyataan yang kompleks di dalam suatu organisme yang mengarahkan tingkah laku/perbuatan ke suatu tujuan atau perangsang.“
Sedangkan definisi menurut Wahjosumidjo dalam buku Kepemimpinan dan Motivasi (1987 : 174) menyatakan bahwa : “Motivasi merupakan suatu proses psikologis yang mencerminkan interaksi antara sikap, kebutuhan, persepsi, dan keputusan yang terjadi pada diri seseorang.“
Motivasi dapat mendorong karyawan untuk bekerja keras sesuai dengan target yang diharapkan. Hal tersebut tentunya menguntungkan perusahaan dimana karyawan tersebut bekerja. Motivasi dapat bersumber dari dalam diri karyawan itu sendiri maupun dari luar. .Di suatu perusahaan biasanya aspek yang berpengaruh terhadap motivasi kerja karyawan,yakni : Kesejahteraan (gaji, tunj. Kesehatan, tunj. Transport, THR, dsb), suasana bekerja yang menyenangkan, rasa aman dalam bekerja, penilaian yang bijaksana dari pimpinan, atau jenjang kerja.
Motivasi dapat meningkatkan kinerja para karyawan. kinerja menuntut adanya pengekspresian potensi seseorang secara menyeluruh. Oleh karena itu motivasi dari seorang manajer atau pimpinan suatu perusahaan akan menjadi penting dalam rangka mengoptimalkan potensi seseorang. Sebaliknya, jika seorang manajer atau pimpinan tidak mampu memotivasi karyawannya, maka tunggulah kehancuran perusahaan tersebut.
Sabtu, 24 Oktober 2009
Miss U
“Anak adalah sumber inspirasi. Obat letih dikala lelah. Benteng dikala kita khilaf”
Tiga bulan sudah aku berpisah dengan anakku, buah hati kesayanganku. Kondisi yang menyebabkan kami harus berpisah sementara waktu. Ada sesuatu yang hilang dalam hidup ini. Aku berusaha tegar, tapi hati ini tidak bisa dibohongi. Tidak ada teriakan manja dipagi hari yang meminta digendong sebelum berangkat kerja. Tidak ada lagi senyuman manis di sore hari yang menyambut kedatanganku selepas kerja. Tidak ada lagi canda gurau, sambil menyanyikan lagi “Cang Ucang Angge” sebelum waktu tidur.
Aku harus bersabar, semua itu hanya sementara, semua itu demi kebaikan bersama. Insya Allah, jika Allah menghendaki, secepatnya kami akan dipertemukan kembali.
Kamis, 08 Oktober 2009
Jumat, 23 Januari 2009
SELAMAT JALAN ADIKKU !!!!!

Hari ini aku kehilangan adikku. Dia bukan sekedar adik, tapi juga seorang teman dan sahabat kecil. Semasa kecil kami selalu bersama-sama. Semenjak masuk SMP, penyakit menggerogoti dirinya. Adikku tidak pernah putus asa menjalani hidup. Walaupun semua menvonis bahwa adikku tidak mungkin melanjutkan sekolah, namun adikku tetap mampu melanjutkan hingga tamat SMA. Kondisi otaknya tidak memungkinkan melanjutkan hingga ke perguruan tinggi, semakin lama kemampuan berpikirnya semakin berkurang.
Adikku tidak pernah mengeluh sedikitpun, bahkan jika ada musibah yang menghampirinya. Dia hampir tidak pernah menceritakan pada siapapun termasuk orang tuaku. Sisa hidupnya dihabiskan dengan banyak beribadah.
hari ini aku melihat jasad adikku terbujur kaku. Tampak jelas wajahnya yang sedang tersenyum abadi serta bercahaya. "Subhanallah", baru kali ini aku melihat ketenangan di wajah adikku seperti habis melepaskan semua bebannya.
hari ini aku belajar banyak dari adikku, bahwa hidup harus dijalani tanpa mengenal putus asa. hari ini aku belajar dari adikku bahwa menjalani hidup harus tetap tegar, tidak boleh mengeluh dan tetap sabar.
Aku melihat kesabaran adikku tidak sia-sia. Hari ini adikku menghadap yang kuasa dengan wajah penuh kemenangan.
"Selamat Jalan Bob, Semoga amal ibadahmu diterima di sisi-Nya. Amin"
Langganan:
Postingan (Atom)
